You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ratusan Kendaraan Ikuti Uji Emisi di Terminal Blok M
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Ratusan Kendaraan Diuji Emisi di Terminal Blok M

Ratusan kendaraan mengikuti uji emisi yang digelar Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan di Pintu Keluar Terminal Blok M, Melawai, Kebayoran Baru sejak Selasa (21/11).

Saya melihat kendaraan rata-rata lulus uji emisi

Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Suku Dinas LH Jakarta Selatan, Tuty Ernawati Sapardin mengatakan, layanan uji emisi akan terus digencarkan guna mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mengurangi polusi udara. 

"Uji emisi ini gratis dan diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan roda empat yang berbahan bakar bensin atau solar," ujarnya, Kamis (23/11). 

Uji Emisi Kendaraan Bermotor Meningkat, DKI Perluas Akses Pelayanan

Tuty menuturkan, selama tiga hari, totalnya ada 164 kendaraan yang diuji emisi dengan rincian 42 unit roda empat berbahan bakar bensin, 23 unit roda empat berbahan bakar solar dan 99 unit roda dua.

"Hasilnya tiga roda empat berbahan bakar bensin, satu unit roda empat berbahan bakar solar dan 19 roda dua tidak lulus uji emisi," terangnya.

Ia menambahkan, uji emisi rencananya digelar di halaman Carrefour Lebak Bulus, Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama. 

"Saya melihat kendaraan rata-rata lulus uji emisi. Ini menandakan masyarakat sudah mengerti dampak gas buang kendaraan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10808 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1326 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1247 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1240 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye967 personBudhi Firmansyah Surapati